Dinas PUPR Komitmen Wujudkan Infrastruktur Berkualitas

DINAS Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok berkomitmen untuk mewujudkan infrastruktur berkualitas sejalan dengan telah diraihnya Piala Adipura dan Penghargaan Kota Layak Anak tingkat Nindya . Dalam penilaian Adipura ada dua hal menjadi penilaian yakni fisik dan non fisik.

Peranan Dinas PUPR adalah di ranah fisik yaitu agar terciptanya lingkungan indah, rapih, bersih, dan tertata. Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Manto mengatakan, pembangunan infrastruktur guna menunjang Adipura dan Kota Layak Anak hingga kini terus dilakukan. Perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu perhatian dinas PUPR.

Ruas jalan sepanjang 476 kilometer yang membentang di Kota Depok, 95 persen dalam keadaan baik. Dan hingga kini terus diupayakan perbaikan atau pemeliharaan bila ada keluhan dari warga.

"Kami selalu terbuka bila mendapat laporan adanya kerusakan jalan atau kerusakan jembatan dari warga. Kamu akan langsung tindaklanjuti karna ini merupakan komitmen untuk melayani Kota Depok," ujar Mnto di Depok, Jawa Barat.

Diakui Manto bahwa harus diakui bahwa pertumbuhan jalan baru sampai saat ini masih kurang dan tidak sebanding dengan jumlah pertambahan kendaraan roda dua dan roda empat sehingga pada jam jam tertentu dan pada akhir pekan, jalanan menjadi macet.

mengenai hal ini, Dinas PUPR sudah mendorong daan melakukan permohonan kepada pemerintah pusat yakni kementrian PUPR agar segera merealisasikan pelebaran Jalan Nusantara, Jalan Raya Sawangan, Jalan Muchtar, dan Jalan Sawangan Raya. "Kami juga berharap agar percepatan pembangunan jalan Tol Cijago dan Tol Desari dapat segera terwujud, " harap Manto.

Tidak hanya dari sisi infrastruktur jalan, komitimen untuk tetap menjaga agar Depok tetap bersih juga dilakukan dengan melakukan normalisasi sungai dan saluran air. Normalisasi ini adalah dengan cara mengangkut sampah yang ada disaluran dan juga sungai.

Dinas PUPR juga memberikan perhatian khusus kepada situ. Dimana situ memiliki peran penting untuk mencegah banjir dan menhindari genangan air. Bila fungsi situ dapat dijalankan secara maksimal maka tidak hanya Depok yang dapat terhindar dari banjir tetapi juga Jakarta sebagai Kota yang bertetangga dengan Depok.

Sejauh ini, lanjut Manto, Dinas PUPR telah melakukan normalisasi dengan alat berat di situ  Pladen, Situ Pengrengan, dan situ lainnya. sedangkan kali yang sudah dan dalam tahap akhir pengerukan adalah Kali Buk di Pitara, Kali Krukut, Kali Grogol, Kali Gandul, Kali Jantung, serta Kali Baru dan Kali Cabang Tengah. Terlebih saat ini telah musim kemarau hingga pengerukan situ akan dikebut pada saat ini.

"Kami juga terlibat aktif dalam pengedukasi warga agar memahami betapa pentingnya untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan juga mengedukasi masyarakat untuk menerapkan pola perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),"tutur Manto.

Kebersihan situ, sungai dan saluran air juga tak terlepas dari peran satuan tugas (Satgas) Banjir yang selalu sigap dalam mengeruk sampah di sungai, kali dan situ serta juga peran satgas Bidang pemeliharaan jalan agar tetap dalam kondisi baik. Misalnya jalan yang masih berlubang kemudian ditambal dengan aspal dan sebagainya.

"Peran dua satgas ini sangat besardalam mendukung terwujudnya Depok menjadi kota yang nyaman untuk dihun,"ujar ayah dua anak ini.

Dinas PUPR juga berkomitmen mempertahankan Adipura, kata Manto membutuhkan kerja bersama, tidak hanya dari pemerintah tetapi juga dari masyarakat.

Salah satunya adalah dari hal terkecil tidak membuang sampah sembarangan. Pemerintah Depok juga terus berupaya agar masyarakat dapat mengubah budaya membuang sampah saja menjadi memilah sampah sebelum dibuang. Hal ini memang tidak mudah dan membutuhkan waktu. Namun Manto optimis ini dapat dilakukan.

"Pilah sampah dari rumah tangga. Jika semua ini lancar dan didukung masyarakat maka Adipura pasti bisa dipertahankan ,"pungkas Manto.

Comments

Produk Terlaris

Stick Drum

Effect Gitar dan Bass

Popular posts from this blog

Gitar akustik elektrik merk Gillmore Ga 03

Sound Card