Adhipura Semangat Baru Membangun Bersama

Setelah 18 tahun, Kota Depok patut berbangga berhasil mendapat piala Adipura. Ini sekaligus menadi kado terindah di HUT RI ke-72 untuk masyarakat Kota Depok.



  PEMERINTAH Kota (Pemkot) Depok akhirnya mendapatkan Piala Adipura 2017 dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk kategori Kota Metropolitan. Piala tersebut diterima oleh Wali Kota Depok, Mohammad Idris, dari Presiden RI, Joko Widodo, Rabu, (02/08/2017).
  Piala Adipura ini merupakan sejarah baru bagi Kota Depok berdiri pada tahun 1999, baru tahun ini Kota Depok mampu meraih piala Adipura. Hal tersebut tidak terlepas dari komitmen Wali Kota Depok, Mohammad Idris untuk menjadi Depok sebagai Kota bersih (Zero Waste City), kerja keras Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, para pesapon, pasukan oranye yang senan tiasa menjaga sungai Kota Depok, tetap bersi, serta semua pihak dan lapisan masyarakat Kota Depok yang senantiasa menjaga Kota Depok tetap bersih.
  Mohammad Idris mengungkapkan bahwa Piala Adipura merupakan kebanggaan masyarakat Kota Depok. Selain itu, Idris pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Depok yang telah sadar dalam memilah dan membuang sampah, serta menjaga kendala Kota Depok.
  "Adipura ini merupakan raihan seluruh komponen masyarakat, kita yang fasilitasi saja. Ini kebanggaan semua, bagaimana kebersamaan menangani kebersihan tidak hanya sampah. Tapi, juga infrastruktur dan kesertaan masyarakat dalam pengelola lingkungan. Termasuk komunitas pkagiat lingkungan yang banyak memilikiperan penting dalam meraih Adipura," ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris.
  Selain itu Mohammad Idris menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Depok yang telah berinovasi mengelola sampah dan hasil berdampak positif pada eindahan Kota Depok.
  "Alhamdulillah, apresiasi tingkat nasional ini patut kita syukuri. Inovasi dan kreativitas dalam pengolahan sampah membawa Kota Depok meraih Piala Adipura.





Ruang Terbuka Hijau RTH
  Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyampaikan bahwa komponen dasar penilaian Adipura adalahRuang Terbuka Hijau (RTH) dan sampah, pengendalian pencemaran air, pengendalian pencemaran udara, adptasi dan mitigasi dalam perubahan iklim.
  "Peraihan Piala Adipura ini merupakan wuud kota yang berwawasan lingkungan, menuju pembangunan yang berkelanutan. Ini sangat terkait dengan rencana pencapaian SDGs yang sudah dicadangkan pemerintah pusat tahun 2030," ujar Wali Kota Depo Mohammad Idris.
  Menurutnya, seluruh elemen terlibat dalam proses peraihan Adipura dan iniberkat partisipasi masyarakat dan semua pihak, penantian selama 18 tahun akhirnya berbuah manis.
  "Seluruh dinas terkait terut andil dalam merih Piala Adipura, tidak terkecuali para camat, Lurah dan staf dinas di wilayah-wilayah. Masyarakat dan teman-teman pelajar di sekolah juga turut andil dalam mendukung perolehan Piala Adipura. Kami dari Pemerintah Kota Depok (Pemkot) Depok bangga dengan kerja kerasseluruh elemen yang terlibat," tuturnya.

Produk Terlaris

Stick Drum

Effect Gitar dan Bass

Popular posts from this blog

Gitar akustik elektrik merk Gillmore Ga 03

Sound Card